Wednesday, June 26, 2019

Cara Menjadi Guru Yang Berkompeten

Pemerintah membutuhkan waktu puluhan tahun untuk melatih guru sehingga semua dapat memiliki kapasitas yang ideal. Dengan begitu, seorang guru tentu tidak bisa hanya bergantung, tetapi harus membuka diri terhadap peluang untuk perubahan ke arah yang lebih baik. Lalu, bagaimana cara mengeksplorasi kemampuan dan kreativitas untuk meningkatkan kompetensi guru?

O Berlatih dengan Eksperimen
Anak-anak sangat senang dengan pelatihan praktis antar materi yang dianggap membosankan. Di sini, peran guru harus dapat memfasilitasi keingintahuannya dengan membuat percobaan kecil yang melibatkan unsur-unsur pembelajaran. Baik di bidang sains dan sosial, sebenarnya sama saja bisa dikembangkan mengapa eksperimen dan tidak perlu dengan alat mahal. Dengan memiliki berbagai referensi eksperimental, tanda bagaimana menyampaikan materi pengajaran dari Bapak / Ibu Guru juga lebih luas, bukan?

O Jelajahi Kurikulum Sekolah
Guru di Indonesia harus terbiasa dengan implementasi 3 kurikulum, yaitu K13, Revisi K13 dan KTSP, kan? Tetapi, apakah benar bahwa sebagai pendidik kita harus selalu terpaku pada sistem? Kreativitas seorang guru akan terbatas jika tidak ada ruang untuk mengeksplorasi kurikulum yang ada.

Bukan berusaha untuk berubah, tetapi dengan tujuan yang sama kita dapat benar-benar menemukan metode terbaik untuk membuat siswa memahami materi pelajaran. Dalam menentukan metode, guru diharapkan dapat beradaptasi dengan tren saat ini.

Misalnya, dengan kecanggihan alat-alat teknologi yang sudah tersedia dan begitu mudah diakses baik bagi guru maupun siswa, tidak ada salahnya mengajar guru juga mulai menyerap pengetahuan terkait teknologi ini untuk pekerjaan sehari-hari.

O Membuat Tim Guru Bekerja
Jika ada guru yang tidak berpengalaman tetapi sebenarnya mampu konten, mengapa mereka harus menolak untuk mengajar? Banyak sekolah saat ini mencari guru yang memiliki pengalaman bertahun-tahun, dan memberikan kesempatan bagi guru baru untuk bergabung. Meskipun mereka dapat ditandatangani, mereka dapat saling belajar.

Alih-alih benar-benar membuat jarak antara junior dan senior. Dengan begitu, keduanya bisa menjadi berpikiran terbuka. Di bagian ini, yang penting adalah bahwa guru muda memiliki keinginan besar untuk belajar. Jika dia sudah mahir, maka nanti dia bisa diajak bekerja sendiri.

Pada dasarnya, sekolah atau lembaga mana pun yang menampung guru tidak dapat memiliki harapan bahwa guru baru yang direkrut harus dapat menghasilkan metode pengajaran yang keren. Semua tentu saja membutuhkan waktu untuk diproses, kuncinya adalah keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik.

O Penelitian, Penelitian dan Penelitian!
Setiap kali Anda ingin menyampaikan materi pengajaran kepada anak-anak, jangan pernah lupa untuk melakukan penelitian terlebih dahulu. Meskipun mereka merasa mumpuni di bidangnya, namun yang pasti akan selalu ada pembaruan baru seperti saat-saat dalam berita terkait dengan pengetahuan itu. Jadi guru tidak boleh merasa sombong, karena sebenarnya pengetahuan itu tidak mutlak dan akan terus bertambah, bukan? Nah, kegunaan penelitian lain adalah menemukan cara atau metode agar bisa menyampaikan pelajaran tidak secara monoton.

O Memfasilitasi Siswa untuk Menjelajahi Topik
Apakah Anda merasa bahwa guru, jika materi yang dipelajari oleh siswa di Indonesia sebenarnya tidak begitu dalam? Dengan begitu akan meninggalkan pertanyaan untuk anak-anak yang ingin tahu lebih dalam. Jadi, jika mereka bertanya secara detail, cobalah untuk tidak menjawab seperti ini: "Kami tidak akan belajar sampai di sana, maka Anda akan mendapatkannya di kelas / kuliah berikutnya". Cara itu sebenarnya memunculkan rasa ingin tahu. Belum tentu ketika dia naik di level kelas yang lebih tinggi, dia masih ingat pertanyaan itu.

No comments:

Post a Comment